Project topics

Health
Vibration Monitoring

VIBRATION MONITORING

DS LNG CAMPAIGN

 

 

 

The DS LNG Project Management gives high importance to the "Health and Safety" of workers and continuously promotes health awareness campaigns to include one of the most common issues in the project site which is the prolonged exposure of workers to "Vibration".   Vibration can cause chronic effects to hands and fingers for those manually using equipment and vehicles that also can contribute to severe back pain for drivers and operators. There are two different types of vibrations in the human body that can affect workers performances such as vibration of the hand - arm known as Hand-Arm Vibration (HAV) and the vibration on the entire body from head to toe known as Whole-Body Vibration (WBV).

 

 

To address these issues, the DS LNG Environment Team developed a program to give high importance to workers' health and making them aware of their responsibility in maintaining their "Good Health".  The programs includes, but is not limited to, the following:

 

  1. Environmental Bulletin describing different health hazards that includes Vibration.
  2. Regularly monitoring of the vibration of equipment using the Indonesian Standard for Hand Arm Vibration under the Decree of the Minister of Man Power No KEP 51/MEN/1999 and recommending necessary actions for workers to minimize the effect of Vibration on the Human Body.
  3. Recommending regular maintenance and repair for equipment and vehicles.
  4. Training for workers, operators demonstrating the proper seating position
  5. Reduction of the time shelf vibrations, by developing administrative control, such as a proper timing and provide alternates
  6. Correct use of PPE or Anti Vibration gloves that will keep the hands warm and, dry, encourage the proper flow of blood. 

   

 

      
            
  Examples of equipment the DS LNG Project is monitoring  and measuring vibrations and logging on their Vibration Control Monitoring record.
      
      
      DS LNG monitoring the vibration readings and recommend necessary action to minimize the effect on workers

                         

 

  

 

Translation:

 

Sumber getaran yang menerpa pada tubuh manusia disamping dapat bersumber dari permukaan yang bergetar seperti, peralatan kerja, permesinan , alat transportasi , alam (gempa bumi) dan sumber lainnya.Getaran atau vibrasi di definasikan sebagai gerakan bolak balik suatu massa melalui keadaan seimbang terhadap suatu titik acuan.

Ada 2 (dua) efek getaran pada tubuh manusia yang dapat mengganggu performa kerja.Pertama , vibrasi terhadap tangan - lengan / HAV (Hand-Arm Vibration) dan yang kedua , vibrasi terhadap seluruh tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki / WBV (Whole-Body Vibration).

 

Perlu diketahui terpapar getaran frekuensi yang berkisar 2-6 HZ terhadap tangan dan lengan dapat menimbulkan efek kesehatan secara permanen , seperti sensibilitas berkurang , otot memjadi lemah , kehilangan kordinasi dari tangan , keterampilan berkurang , tangan menjadi kejang , hingga kerusakan pada persendian.Berikut jenis perkakas dan peralatan yang dapat mengganggu kesehatan akibat efek getaran terhadap tangan - lengan , yaitu : Gergaji Mesin , Gergaji Cut-Off (untuk batu dll.) , Mesin Bor , Jack Hammer , Grinda serta palu dan pahat listrik.Sedangkan banyak terpapar getaran frekuensi yang berkisar 6-10 HZ terhadap tubuh saat bekerja , dapat menimbulkan efek yang menyebabkan sakit punggung , dada dan perut serta kelainan terhadap saraf.Berikut jenis mesin / kenderaan yang dapat mengganggu kesehatan akibat efek getaran terhadap seluruh tubuh , yaitu : Forklift , Crane , Kompaktor dan Eksavator.

 

Semua hal yang dijelaskan diatas kemungkinan besar disebabkan karena bagian pekerjaan yang berhubungan dengan alat yang menimbulkan getaran atau prosesnya berkaitan dengan getaran secara reguler , karena kalau terkena paparan getaran yang hanya sesekali kemungkinan  tidak akan menimbulkan efek terhadap kesehatan. Getaran yang terjadi di linkungan kerja dapat berdampak pada kapasitas kerja seseorang , sehingga diperlukan pengendalian dan pencegahan dari efek getaran ketika melakukan pekerjaan sehari-hari. Berikut pengendalian efek getaran , dengan cara sebagai berikut:

 

  • Melakukan perawatan dan perbaikan suspensi kendaraan.
  • Pemilihan peralatan , pastikan bahwa peralatan yang dipilih atau dialokasikan untuk tugas -tugas tersebut cocok dan tepat.
  • Untuk operator , posisi tempat duduk yang sesuai ; menggunakan bahan anti vibrasi , sedangkan untuk melapisi lantai crane atau eksavator menggunakan bahan karet atau vinyl.
  • Pengaturan posisi tempat duduk di dalam kabin , cobalah menghindari duduk dengan posisi janggal.
  • Mengurangi waktu paparan getaran , dengan mengembangkan pengendalian administratif , seperti pengaturan kerja sampai istirihat, serta cara kerja aman.
  • Gunakan pakaian pelindung bila diperlukan untuk tetap hangat dan kering dan tangan perlu dihangatkan untuk menjaga aliran darah tetap lancar , ini terutama penting bila udara dingin.
  • Usahakan memakai sarung tangan yang kering dan hangat sebelum terpapar getaran dan sebaiknya memakai sarung tangan anti getaran apabila memungkinkan.
  • Pekerja yang akan menggunakan alat-alat bergetar diberikan pelatihan tentang hazard getaran dan mereka perlu diajarkan bagaimana meminimalisasikan efek getaran tersebut.