Project topics

Environment
World Environment Day 2013

WORLD ENVIRONMENT DAY 2013

DS LNG PROJECT

 

 

JGC's commitment to promote environmental awareness among all its workers continues and, JGC projects worldwide have implemented several programs in celebrating the World Environment Day 2013.

 

 

In DS LNG in particular, World Environment Day 2013 was celebrated with the participation of JGC's Client, Subcontractors and workers on June 5 and June 24 at the JGC Sports Hall, Village. The theme 'Change Teenage and patterns consumption for a harmonious assembling delivered Guarantee Facilities' from the Environmental Life of the World UNEP (United Nation Environment Program) "Think, Eat, Save" is intended to give the impression that is easy, and open our awareness all over the importance responding to use of nature and natural resources include use of food in the right place wisely.   

 

 

Top Management including from Client, JGC and Subcontractors  posed after handprinting to signify their commitment to support the campaigns for this World Environmental Day themed "Think, Eat & Save".

 JGC Member of the Management Team places his handprint as a sign of commitment to protect the environment that includes the waste segregation and  3R campaigns
   

   

 

The event which was attended by representatives of the government agencies including, BPLH (Norwegian Environmental Management life), of The Paper & Space Arrangement and Forestry Service Banggai Regency, started with reading the report by The JGC Environment Coordinator, Mr Jonas Nussy about management and waste management, and the using of two natural resources that are in the area of the LNG project Donggi Senoro.

 

The Deputy Technical Director. Donggi Senoro, Mr Betantio Madyantoro, in his welcoming speech said that as the owner of the LNG plant, his side is very supportive of protecting life, as was proven by the building area around Maleo, Coral Reef Rehabilitation in waters fronting the LNG plant Donggi Senoro, conducting the tree planting, together with Pertamina and re-investment in the nearby area Donggi Senoro LNG project while the restoration of the Chief of monitoring and management guarantee facilities (BPLH) Banggai Regency, Mrs. Rampia La Amiri, S. Sos in his welcoming speech said that our society does not show concern about the environment in carrying out their daily lives, especially on consumption, where the supply of local food needs still came from outside its territory. This condition will certainly has given the positive impact to guarantee facilities such as as well as Carbon emissions for transporting food was from original areas to their destination.

 

39 people from subcontractors and JGC received awards for their commitment to trigger their passion to always beerperan as well as actively continually maintain and preserve guarantee facilities in the area projects and surrounding areas.

 

In conclusion, all who have participated the "world environment day 2013" sign their expression of commitment thru hand prints on the commitment board to maintain and preserve the environment by implementing the 3R's (Reuse : Reduce : Recycle) programs and the Waste Segregation until the end projects.

 

Bahasa Indonesia Translation:

 

PT Donggi Senoro dan JGC iNDONESIA - JGC Corporation Consortium serta perusahan subkontractor yang terlibat didalam proyek kilang LNG Donggi Senoro kembali melakukan perayaan Hari Linkungan Hidup Dunia / WED (World Environment Day) , 5 Juni 2013 kerana waktu yang tidak memungkinkan , peringatan ke-2 kalinya tersebut dilakukan pada tanggal 24 Juni 2013 bertempat di JGC Sport Hall , Desa Uso.

 

Dengan mengusung tema 'Ubah Prilaku dan Pola Konsumsi untuk Selamatkan Linkungan' yang selaras dengan tema yang dikeluarkan oleh Badan Linkungan Hidup Dunia UNEP (United Nation Environment Program) , yaitu , Think , Eat , Save , tema 'Ubah Prilaku dan Pola Konsumsi untuk selamatkan Dunia' dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang mudah , serta membuka kesadaran kita semua atas pentingnya menyikapi pemanfaatan alam dan sumber daya alam termasuk pemanfaatan bahan makanan secara tepat dan bijak.

 

Acara yang dihadiri oleh perwakilan instansi pemerintah diantaranya , BPLH (Badan Pengelolaan Linkungan Hidup) , Dinas Cipta Karya & Tata Ruang dan Dinas Kehutanan Kabupaten Banggai ini , dimulai dengan pembacaan laporan oleh JGC Environment Coordinator , Bpk. Jonas Nussy mengenai pengelolaan dan penanganan limbah , serta pemanfaatan sumber dya alam yang ada di area proyek kilang LNG Donggi Senoro.

 

Deputy Technical Director PT.Donggi Senoro , Bpk. Betantio Madyantoro dalam sambutannya mengatakan sebagai perusahaan pemilik kilang LNG , pihaknya sangat mendukung upaya perlindungan hidup , hal ini dibuktikan dengan membangun area penangkaran maleo , rehabilitasi terumbu karang didepan perairan kilang LNG Donggi Senoro , melakukan penanaman pohon , bekerjasama dengan pihak Pertamina serta penanaman ulang (Refegetasi) di sekitar area proyek Donggi Senoro LNG.Sedangkan Kepala Pemantauan dan Pemulihan Badan Pengelolaan Linkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Banggai , Ibu , Rampia La Amiri , S.Sos dalam sambutannya mengatakan masyarakat kita belum berperilaku peduli terhadap linkungan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari , terutama perilaku konsumsi , dimana pemenuhan kebutuhan bahan makanan masih berasal dari luar daerahnya.Kondisi ini tentunya akan memberikan dampak ke linkungan seperti meningkatnya emisi karbon kerana pengangkutan bahan makanan tersebut dari daerah asal ke tempat tujuan.

 

Setelah itu sama halnya seperti tahun lalu , perayaan Hai Linkungan Hidup Dunia di proyek Donggi Senoro , salah satu acaranya adalah memberikan penghargaan kepada Duta Linkungan sebanyak 39 orang dari seluruh subkontraktor termasuk staff JGC.Karyawan yang menerima penghargaan tersebut merupakan orang-orang yang dinilai memiliki diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk selalu beerperan serta secara aktif terus menerus menjaga dan melestarikan linkungan didalam area proyek dan sekitarnya.

 

Diakhir acara sebagai bentuk komitmen untuk selalu berperan serta secara terus menerus menjaga dan melestarikan limkungan hidup di dalam proyek dan sekitarnya , semua peserta ikut memberikan cetakan tangan (handprint) pada papan putih dengan berbagai warna cat.Ini merupakan pernyataan komitmen melaksanakan program 3R (Reuse : Reduce : Recycle) dan Pemilahan Sampah (Waste Segregation) sampai dengan akhir proyek.